Kabar Regional, Jakarta, 31 Oktober 2026 — Setelah penantian panjang, trio pionir musik elektronik Indonesia, Weird Genius, yang beranggotakan Reza Oktovian, Eka Gustiwana, dan Roy Leonard (RoyCDC), resmi merayakan perilisan album perdana mereka yang bertajuk “ALBUM.” Perayaan puncak ditandai dengan digelarnya exclusive album showcase pada 30 Oktober 2026 yang berkolaborasi Media, AMDI, Foom, Spotify, Yamaha Musik dan The Orchard.
Dukungan dalam gelaran ini hadir beriringan dengan semangat eksplorasi tanpa batas yang diusung oleh para personel, khususnya karakter otentik Reza “YB” Oktovian. Bagi Reza, berekspresi, melepaskan penat di tengah padatnya proses kreatif, hingga merayakan momen kebersamaan di panggung memerlukan companion yang tepat. Foom hadir secara alami melengkapi lifestyle, rutinitas berekspresi, dan gaya hidup dinamis yang menyalurkan energi kreatif para member di sepanjang malam perayaan.
Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan kembali atmosfer kemegahan, aksi panggung, dan momen perayaan satu dekade ini, rekaman siaran langsung showcase dapat ditonton melalui kanal YouTube resmi Weird Genius di atau mendengarkan secara lengkap via Spotify Weird Genius.
Pemilihan judul “ALBUM.”, lengkap dengan tanda titik di akhir, merupakan sebuah pernyataan yang lugas dan tegas. Setelah konsisten merilis berbagai single monumental selama bertahun-tahun, Weird Genius untuk pertama kalinya menyatukan fondasi musik mereka dalam format album penuh. Karya ini menjadi ruang refleksi untuk memperlihatkan cara mereka memandang musik, perjalanan hidup, serta berbagai kemungkinan baru yang masih ingin dijelajahi di masa depan.
Di balik “ALBUM.” terdapat refleksi mendalam tentang kehidupan yang kerap diukur melalui pencapaian. Pertanyaan tentang pekerjaan, tujuan, dan sejauh mana seseorang melangkah sering kali muncul. Weird Genius merespons tekanan tersebut dengan pesan untuk tetap memberi ruang bagi rasa ingin tahu, keberanian mencoba hal baru, dan fleksibilitas untuk mengubah arah demi sesuatu yang diperjuangkan. Seluruh proses kreatif, mulai dari produksi lagu hingga aransemen, dikerjakan secara organik dari buah tangan personal tanpa campur tangan berlebihan dari pihak luar.
Semangat ketahanan dan eksplorasi tersebut turut divisualisasikan melalui simbol “Dandelion” yang menjadi identitas visual album. Biji-bijinya yang ringan dan terbawa angin melambangkan musik Weird Genius yang bergerak melintasi batas negara, genre, dan budaya—di mana pun benih itu jatuh, selalu ada ruang untuk tumbuh dan hidup kembali.
Merangkum satu dekade perjalanan bermusik, “ALBUM.” menghadirkan perpaduan antara nama-nama baru dan musisi yang telah dikenal luas lintas generasi. Deretan kolaborator elit yang terlibat dalam album ini meliputi Jessy Alexa, Danilla Riyadi, Cosmo Kent, Novia Bachmid, Trust Orchestra, Pepita, Kamga, Bloodlyne, Guraisu, dan Emily Sie, serta melibatkan dua mantan member Weird Genius, Billy Taner dan Gerald Liu.
Dari total 19 track list yang sarat akan kekuatan karakter dan cerita personal, terpilih lagu unggulan yang merepresentasikan spektrum musikalitas mereka:
- “Metronome” Jessy Alexa
- “Mother” Pepita
- “Satu” Billy Tanner & Cosmo Kent
- “Lantai 4” Danilla Riyadi
- “Train & Hot Matcha” ft Guraisu
- “Hourglass” Novia Bachmid
Kombinasi lagu-lagu unggulan ini menawarkan warna yang tidak biasa, mencerminkan kedewasaan musikal serta dinamika kreatif Weird Genius selama sepuluh tahun berkarya di industri musik global maupun domestic.
“ALBUM.” kini sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital, sementara keseruan malam perayaan dan penampilan perdana dari album ini dapat disaksikan ulang melalui tayangan streaming di YouTube Weird Genius.



